Hadirkan Native Speaker, Kiat MTsN 4 Sragen Dukung Penguatan Literasi Bahasa Inggris

17 November, 2022 03:35 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Ida Gautama

17112022-MTsN 4 Sragen penguatan literasi b inggris.jpg
Penguatan Literasi Bahasa Inggris sekaligus sosialisasi Kelas Unggulan oleh MTsN 4 Sragen. (EDUWARA/Dok. Kemenag Sragen)

Eduwara.com, SRAGEN – Belajar tak hanya dengan guru yang ada di sekolah, namun bisa dengan siapa saja karena siapa pun bisa menjadi guru. Belajar bahasa juga tidak hanya di dalam kelas dan teori saja. Namun belajar bahasa harus dengan praktik secara langsung.

Termasuk dalam belajar bahasa Inggris, juga perlu dipraktikkan agar lebih lancar. Ketrampilan dalam menggunakan bahasa Inggris dengan baik dan benar ini harus dibuktikan dengan berinteraksi dengan orang yang lancar atau menggunakan bahasa Inggris dalam kesehariannya.

Hal tersebut yang ingin ditunjang Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Sragen dengan mendatangkan native speaker dari Inggris, baru-baru ini. Native speaker tersebut hadir pada saat Sosialisasi Kelas Unggulan dan Penguatan Literasi Bahasa Inggris yang dihadiri oleh orang tua siswa dan komite madrasah.

Ialah Meliza dan Christoper sebagai native speaker untuk siswa MTsN 4 Sragen. Dalam kesempatan itu, mereka berinteraksi dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Turis asal Inggris tersebut terlihat bersemangat dalam berkomunikasi dengan siswa MTsN 4 Sragen. Mereka mengaku pengalaman berkomunikasi dan mengajarkan bahasa Inggris kepada siswa adalah pengalaman yang sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Kepala MTsN 4 Sragen, Sumanto mengungkapkan kegiatan seperti itu akan sering diselenggarakan, minimal satu semester sekali untuk mendukung program pembiasaan bahasa Inggris pada Kelas Unggulan. 

"Alhamdulillah anak-anak sangat antusias dengan program mengundang native speaker. Hal ini bisa membangkitkan semangat dan gairah siswa MTsN 4 Sragen berbahasa Inggris. Bahkan saya lihat mereka sangat aktif dan senang, mereka tertantang untuk bertanya dan menjawab menggunakan bahasa Inggris dengan benar," ujar Sumanto seperti dilansir Eduwara.com, Rabu (16/11/2022), dari laman Kementerian Agama (Kemenag) Sragen.

Melalui kegiatan itu, sambung dia, diharapkan tumbuh ketertarikan siswa terhadap bahasa Inggris dan termotivasi untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris karena merupakan bahasa internasional.

“Tujuan lain mengundang native speaker ini untuk memotivasi siswa mengasah kemampuan percakapan bahasa Inggrisnya melalui praktik langsung dengan penutur aslinya” tambah Sumanto.

Salah seorang siswi Kelas Unggulan, Adiba mengatakan belajar bahasa Inggris menjadi lebih efektif jika ada native speaker. Hal itu karena siswa akan belajar untuk mencari kalimat sendiri untuk bisa berbicara dengan native speaker tersebut

"Jadi tanpa sadar kami sudah menambah vocabulary, tidak cuma belajar teori tapi bisa praktik langsung. Dengan kehadiran native speaker, kami juga belajar untuk lebih peka dengan apa yang dia bicarakan dalam bahasa Inggris, apalagi foreigners kan pronounciation-nya bagus jadi bisa tahu bagaimana pengucapan yang benar," terang dia. (K. Setia Widodo/*)