logo

Kampus

Gedung A FKIP UNS Dilalap Si Jago Merah, Penyebab Belum Diketahui

Gedung A FKIP UNS Dilalap Si Jago Merah, Penyebab Belum Diketahui
Petugas Pemadam Kebakaran sedang menjinakkan api di Gedung A FKIP UNS Solo, Kamis (7/7/2022). (Eduwara/K. Setia Widodo)
Redaksi, Kampus07 Juli, 2022 11:18 WIB

Eduwara.com, SOLO – Gedung A Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mengalami kebakaran pada Kamis, (7/7/2022) pagi. Kebakaran tersebut tepatnya melalap ruang sidang 1 lantai 1 pada pukul 08.00 WIB.

Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho mengaku belum bisa mengatakan penyebab utama kebakaran.

"Kami belum bisa memberikan informasi yang jelas terkait penyebab utama. Saya sudah melihat di dalamnya, ruang sidang ada panggung  dan karpet. Ada kemungkinan karpetnya terbakar atau sebab lain," jelas Jamal kepada awak media.

Ruangan tersebut, sambung dia, sedang digunakan untuk pengawasan tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) secara daring. Di mana semua pengawas berjumlah 56 orang berada di lantai 1 dan 2.

Ruangan yang terbakar baru saja digunakan untuk briefing pelaksanaan tes. Sehingga ketika terjadi kebakaran sudah tidak ada orang yang berada di ruangan tersebut karena sudah beralih ke ruang pengawas yang ada di sebelahnya.

Sementara itu, Dekan FKIP UNS Solo, Mardiyana mengatakan ketika dirinya akan mengecek pelaksanaan ujian, si jago merah sudah melalap ruangan tersebut.

"Ketika saya meu mengecek pelaksanaan ujian, asap sudah mengepul. Mereka baru tahu ketika saya teriak untuk keluar, karena ruangan tertutup," ujar dia.

Mardiyana menambahkan, untuk orang-orang yang berada di lantai 2 karena melihat asap yang mengepul, ada yang membuka tralis dan memecahkan kaca. "Alhamdulillah sudah keluar semua. Yang memecahkan kaca juga sudah dibawa ke Medical Center dan rumah sakit," pungkas dia.

Akibat kejadian tersebut, pelaksanaan pengawasan tes PPG dipindah di Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi Komunikasi (UPT TIK). Kemudian pelakaanaan tes gelombang pertama dialihkan waktunya, sedangkan untuk gelombang kedua tetap dilaksanakan sesuai jadwal. (K. Setia Widodo)

Read Next