logo

Art

Mahasiswa UIN R.M. Said Solo Unjuk Kreativitas Seni dalam Pameran Buka Rupa

Mahasiswa UIN R.M. Said Solo Unjuk Kreativitas Seni dalam Pameran Buka Rupa
Pameran Buka Rupa Vol.2 oleh UKM Seni Rupa dan Desain UIN Raden Mas Said di Graha UIN Raden Mas Said Solo, Kamis-Sabtu (23-25/12/2021). (Eduwara.com/K. Setia Widodo)
Redaksi, Art26 Desember, 2021 23:10 WIB

Eduwara.com, SUKOHARJO—Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam UKM Seni Rupa dan Desain (SRD) UIN Raden Mas (R.M.) Said Solo gelar pameran bertajuk Buka Rupa Vol.2, Kamis-Sabtu (23-25/12/2021) di Graha UIN R.M. Said, Kartasura, Sukoharjo.

Pameran yang mengusung tema Amor Fati tersebut menampilkan karya lukisan maupun seni instalasi. Menurut Ketua Panitia, Fatah Yasin menjelaskan pameran Buka Rupa merupakan agenda rutin tahunan UKM SRD. Pameran bertujuan menjadi sarana memperkenalkan output UKM tersebut.

“Setelah belajar berbagai materi tentang seni, hasilnya kami harus memiliki karya. Karya yang ditunjukkan kepada khalayak umum. Sehingga tahu oh hasil karya SRD seperti ini,” jelas Yasin.

Dia menambahkan keseluruhan yang dipamerkan berjumlah 60 karya. Karya tersebut selain dari UKM SRD, juga berasal dari seniman mahasiswa dan umum se-Solo raya. Karya yang dipamerkan juga harus berkaitan dengan tema yang diusung.

“Kelolosan karya dilihat dari kesesuaian dengan tema yang kami usung yaitu Amor Fati. Hari pertama kami mengadakan live painting oleh seniman mural jalanan Solo dan penampilan Teater Sirat. Hari kedua ada talkshow oleh dosen Pendidikan Seni Rupa UNS yang juga seniman Solo, Pak Nanang Yulianto. Sedangkan hari ketiga ada workshop pembuatan pin dari tutup botol.” kata Yasin saat diwawancarai Eduwara.com di sela-sela pameran berlangsung.

Seni Instalasi

Yasin menyebut pameran kali ini berjalan lancar walaupun tetap ada kendala. Untuk jumlah pengunjung, lebih banyak yang datang ketika sore hingga malam hari.

Salah seorang panitia, Safa Nabila menuturkan pengunjung pameran akan didampingi oleh panitia. Hal tersebut berguna untuk menjelaskan lebih rinci terkait karya yang dipamerkan.

“Jadi orang yang datang tidak hanya menilai oh gambarnya bagus. Namun kami yang bertugas menjelaskan isi ataupun pesan dari karya. Sebenarnya di semua pameran pasti ada petugas yang siap menjelaskan. Sehingga pengunjung yang datang tidak sebatas melihat dan berfoto saja,” ungkap dia.

Pameran Buka Rupa Vol.2 oleh UKM Seni Rupa dan Desain UIN Raden Mas Said di Graha UIN Raden Mas Said Solo, Kamis-Sabtu (23-25/12/2021). (Eduwara.com/K. Setia Widodo)

 

Salah satu seni instalasi berwujud pohon dengan gantungan jam dan benang merah di rantingnya.  “Maknanya yaitu makhluk hidup tidak bisa memutar waktu, namun tetap bisa berusaha. Adapun benang merah berkaitan mitos Jepang yaitu setiap orang terhubung takdirnya masing-masing,” jelas dia.

Di sisi lain, salah seorang pengunjung Uma mengatakan datang ke tempat itu untuk melihat karya teman-teman. Karya-karya itu, menurut dia, motivasi dirinya untuk berkarya.

“Pameran ini bagi saya menjadi sarana motivasi. Di balik sebuah karya kan ada makna tersendiri. Kemudian harapan saya semoga pameran ini bisa rutin, dikembangkan, dan karya yang dipamerkan bisa lebih banyak lagi,” kata dia. (K. Setia Widodo)

 

Editor: Riyanta

Read Next