logo

Sekolah Kita

Cari Bakat Peneliti Muda, Kemendikbudristek Gelar KoPSI Jenjang SMP Tahun 2021

Cari Bakat Peneliti Muda, Kemendikbudristek Gelar KoPSI Jenjang SMP Tahun 2021
Tangkapan layar Pembukaan KoPSI Jenjang SMP Tahun 2021 ((Kemendikbudristek))
Redaksi, Sekolah Kita10 Desember, 2021 06:00 WIB

Eduwara.com, BANDUNG – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI) Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2021 tingkat nasional.

Saat membuka KoPSI 2021 secara daring, Selasa (7/12/2021), Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah (Paudasmen) Jumeri, menyampaikan optimismenya, bahwa melalui ajang KoPSI akan lahir calon peneliti muda dan calon inovator yang andal, berkarakter, yang siap dan mampu memberikan kontribusi terhadap bangsa dan mengharumkan nama bangsa.

“Selamat kepada para peserta yang telah melaju ke tingkat nasional. Manfaatkan kompetisi ini untuk akhirnya mengampanyekan kebiasaan meneliti di sekolah,” kata Jumeri seperti dikutip dalam siaran pers Kemendikbudristek, Kamis (9/12/2021).

KoPSI 2021 yang digelar secara daring mulai 7-12 Desember 2021 mengangkat tema “Menduniakan Gagasan, Memulihkan Indonesia”. Ajang KoPSI ini mendapat dukungan dari Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, yang hadir secara virtual.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Puspresnas Asep Sukmayadi meyakini bahwa KoPSI 2021 merupakan perwujudan nyata implementasi Merdeka Belajar berbasis project based learning.

“Peserta didik diharapkan dapat belajar mengajukan gagasan secara ilmiah, mengasah kemampuan berpikir kritis serta dapat menghasilkan inovasi atas fenomena permasalahan yang hadir di lingkungannya, serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sekitarnya,” jelas Asep.

Asep menambahkan KoPSI jenjang SMP terakhir diadakan pada tahun 2019, serta sempat vakum pada tahun 2020. KoPSI menjadi ajang untuk mengidentifikasi talenta di bidang sains dalam kerangka Manajemen Talenta Nasional untuk klaster bidang sains dan inovasi.

“Sangat membanggakan, KoPSI 2021 diikuti oleh 1.168 tim penelitian dengan perincian 2.871 peserta didik melalui keterwakilan 698 sekolah yang berasal dari 200 kabupaten/kota di 34 provinsi. Selain itu, ada satu Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang ikut serta yaitu SILN Riyadh, Arab Saudi, yang turut mengirimkan perwakilannya,” katanya.

Tiga Bidang

Terdapat tiga bidang yang dilombakan dalam KoPSI 2021 jenjang SMP, yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan dan Seni; Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan; serta Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa. 

Seleksi dimulai dari tingkat sekolah yang mengirimkan satu tim terbaik. Kemudian seleksi berlanjut ke tingkat provinsi. Setelah itu, ditetapkan 380 naskah yang berasal dari 40 tim terbaik per bidang yang dilombakan untuk mengikuti KoPSI tingkat nasional.

Di dalam perhelatan KoPSI 2021 tingkat nasional, para peserta tidak hanya mengirimkan laporan penelitian tetapi juga poster penelitian serta rekaman video pameran pemaparan hasil penelitian. 

“Kami mendorong para peserta untuk melatih kemampuan berkomunikasi serta menumbuhkan rasa percaya diri,” tutup Asep.

Secara terpisah, juri bidang lomba Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan dan Seni Rusfadia Saktiyanti Jahja mengatakan hasil penelitian dari para peserta dapat disinergikan oleh para pemangku kepentingan serta dirasakan manfaatnya baik oleh pelaku industri maupun masyarakat umum.

“Saya menemukan terdapat laporan penelitian mengenai pelestarian bahasa lokal/daerah. Idealnya hasil riset tersebut dapat disinergikan oleh lembaga yang berwenang seperti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang memiliki riset tentang bahasa lokal/daerah sehingga hasil penelitian tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Yanti.

Salah satu peserta kompetisi bidang ilmu pengetahuan teknik dan rekayasa yang merupakan siswa SMP Negeri 1 Sanggau Kalimantan Barat (Kalbar) Dian Isma Khairani mengungkapkan kegembiraannya dapat lolos ke tingkat nasional. 

“Saya telah menyiapkan naskah yang hendak dikompetisikan dari bulan November 2020 dengan bantuan guru pembimbing. Kiranya melalui KoPSI 2021 dapat menampilkan generasi talenta muda Indonesia berbakat. Jangan menyerah, tetaplah berinovasi,” imbuh Dian penuh semangat.

Read Next