logo

Vokasi

Kemendikbudristek Luncurkan Program Wirausaha Merdeka

Kemendikbudristek Luncurkan Program Wirausaha Merdeka
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati. (EDUWARA/Ditjen Pendidikan Vokasi)
Redaksi, Vokasi21 Juli, 2022 00:03 WIB

Eduwara.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan program Wirausaha Merdeka. Program yang diluncurkan untuk mendukung minat dan bakat mahasiswa serta untuk melahirkan wirausaha tangguh ini telah diresmikan oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim secara daring, beberapa waktu yang lalu. 

Nadiem menjelaskan, program Wirausaha Merdeka merupakan salah satu pengembangan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) guna mempersiapkan diri para mahasiswa menjadi perenang yang tangguh dalam menghadapi ombak yang besar pada masa depan.

“Akhir-akhir ini kita bisa lihat bagaimana anak muda tertarik menjadi wirausaha. Banyak usaha baru dengan gagasan brilian dari anak muda yang mempunyai semangat luar biasa untuk inovasi. Ini adalah tren yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Oleh karena itu, kami mengembangkan MBKM melalui program Wirausaha Merdeka,” tutur Nadiem seperti dilansir Eduwara.com, Rabu (20/7/2022) dari laman Direktorat Jenderal Vokasi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati berharap melalui program Wirausaha Merdeka, mahasiswa dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan melalui bisnis-bisnis yang dimunculkan dan dikembangkan oleh mahasiswa,” paparnya.

Menurut Kiki, ekosistem kewirausahaan Indonesia harus terus diperkuat guna menciptakan jutaan wirausaha serta pengusaha Indonesia pada kemudian hari dan membuka banyak lapangan pekerjaan baru. Hal tersebut dapat menjadi problem solver untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. 

Kiki juga berharap, mahasiswa Pendidikan Vokasi mulai dari D2, D3, hingga D4 dapat turut serta mengikuti program tersebut dan memanfaatkan peluang yang ada dengan dibantu oleh dosen pembimbing. 

(K. Setia Widodo/*)

Read Next