logo

Kampus

Terpilih Jadi Dekan FFUI, Arry Yanuar Fokus Pengembangan Produk Farmasi

Terpilih Jadi Dekan FFUI, Arry Yanuar Fokus Pengembangan Produk Farmasi
Dekan FFUI Arry Yanuar ((EDUWARA/Humas UI))
Redaksi, Kampus23 November, 2021 21:09 WIB

Eduwara.com, DEPOK -- Arry Yanuar terpilih menjadi Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) periode 2022-2026. Arry berfokus untuk mengembangkan produk farmasi dan berencana mendirikan Pusat Biomarker Nasional. 

Arry juga akan mengembangkan pelayanan bioanalisis produk biologis dan produk halal Laboratorium Bioanalisis Daewoong-UI. Selain itu, produk kosmetik yang inovatif juga akan dikembangkan melalui usaha kecil berskala pilot.

Inovasi produk dari Fakultas Farmasi (FF) Universitas Indonesia (UI) tersebut, kata Arry, akan diperkenalkan ke dunia industri melalui road show, dan akan ditawarkan dalam bentuk jasa pengembangan metode, formula, ataupun jasa analisis. 

Pemaparan yang disampaikan Arry Yanuar tersebut, mengantarnya terpilih sebagai Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia periode 2022 - 2026. Ia unggul dari dua kandidat lainnya, yaitu Amarila Malik dan Fajar Prasetya. 

Arry akan melakukan langkah strategis di delapan bidang, yaitu bidang kelembagaan dan tata kelola, pendidikan, riset dan inovasi, pengembangan sumber daya manusia, pengembangan sarana-prasarana, penguatan kerja sama, penguatan alumni, serta bidang keuangan dan ventura.

Dipaparkan Arry, penguatan kelembagaan diupayakan dengan cara pembentukan departemen Pharmaceutical Sciences (PS), dan Pharmaceutical Care (PC) untuk melingkupi aktivitas tri dharma perguruan tinggi. 

“PS akan mempunyai visi riset pengembangan dan inovasi berbagai produk farmasi, sedangkan departemen PC mempunyai visi sebagai motor penggerak program pendidikan antar profesi kesehatan dalam rumpun ilmu kesehatan di UI,” kata Arry dalam siaran pers yang dikirimkan ke redaksi Eduwara.com, Selasa (23/11/2021). 

Lebih lanjut dikatakan Arry, misi lain dari PC adalah untuk melahirkan tenaga-tenaga kesehatan yang dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di RSUI dan melahirkan apoteker spesialis penyakit klinis.

Sedangkan dalam bidang pendidikan, Arry akan membuka Spesialis Farmasi Klinis yang akan diperkuat dengan keberadaan S2 Farmasi Klinis. Disusul dengan pembukaan program peminatan Farmasi Industri maupun Farmasi Sosial dan Kebijakan. 

“Bagi mahasiswa S2, saya berencana untuk menyelenggarakan program magang industri di luar negeri. Kolaborasi akan dilakukan dalam program teaching industries dengan organisasi industri obat modern asli Indonesia seperti Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences bagi program program studi S2 Farmasi Herbal,” papar Arry.

Untuk bidang sarana dan prasarana, Arry akan melakukan pembangunan Gedung Farmasi. Sedangkan untuk bentuk dukungan terhadap visi UI sebagai entrepreneurial university, Arry akan mendorong mahasiswa di FFUI untuk membentuk usaha rintisan (startup) yang akan didukung pihak fakultas dengan cara memberikan pelatihan, serta membuka pintu mentoring dengan para alumni.

 “Produk herbal dari sivitas akademika UI juga akan didorong untuk segera dapat dijual ke masyarakat setelah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM),” ujar Arry.

Arry Yanuar lahir di Jakarta pada 7 Januari 1965. Program Sarjana Farmasi diselesaikannya di Departemen Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia pada tahun 1990, kemudian ia melanjutkan program Profesi Apoteker di tempat yang sama, dan lulus pada tahun 1991. Pada tahun 1997, ia mendapatkan gelar Magister di bidang kimia farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada.

Arry menyelesaikan Program Doktor dalam waktu tiga tahun, sejak Oktober 2003 - hingga September 2006, di Nara Institute of Science and Technology, Jepang. Pada periode waktu 1999-2003 ia bekerja sebagai tenaga ahli bidang farmasi dalam sertifikasi ISO 9000 di Lloyd Register Quality Assurance. Bhakti

Read Next