Sekolah Kita
13 Juli, 2026 17:42 WIB
Penulis:Setyono
Editor:Ida Gautama

Eduwara.com, JOGJA - Pengurus Kabupaten Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Pengkab GABSI) Sleman bergerak cepat mempersiapkan regenerasi atlet. GABSI Sleman resmi menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) sebagai langkah awal menjaring atlet potensial guna menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (11-12/7/2026) ini dibagi ke dalam beberapa kategori. Pada hari pertama, kompetisi menyasar kategori pelajar SD dengan menyelenggarakan minibridge di SD Margorejo, Sleman. Sementara pada hari terakhir, laga untuk kategori junior dan umum dilaksanakan di Aula Bappeda Sleman.
Ketua II GABSI Sleman, Imam Prihanto, menjelaskan bahwa Kejurkab ini merupakan fase awal penyaringan. Para pemenang dari ajang ini akan langsung dikirim untuk mewakili Kabupaten Sleman dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) DIY yang akan digelar di Bantul pada akhir Juli 2026.
“Nanti, yang juara akan dikirim di Kejurda DIY pada 26-27 Juli 2026 mendatang di Bantul. Kami juga akan menyeleksi atlet yang ikut Kejurda untuk dimasukkan ke dalam Pelatkab Porda 2027 tahap 1 periode Juli-Desember 2026,” kata Imam.
Evaluasi dari Porda sebelumnya menjadi pemacu semangat pengurus. Pada Porda 2025 di Gunungkidul lalu, Sleman sempat tertinggal dari tuan rumah untuk nomor kelompok umur. Namun, dominasi Sleman di kategori umum berhasil menyelamatkan posisi mereka hingga sukses menyabet gelar Juara Umum Cabang Olahraga (Cabor) Bridge.
Antusiasme
Melalui Kejurkab ini, GABSI Sleman bertekad memperkuat seluruh lini, termasuk kelompok umur dan junior. Imam mengaku bersyukur karena antusiasme peserta dalam Kejurkab tahun ini sangat tinggi. Tercatat, kategori minibridge diikuti oleh 24 pasang atlet, sedangkan kategori umum diikuti oleh 16 pasang atlet.
"Animo peserta sangat baik. Ini menjadi modal positif bagi pembinaan atlet bridge di Sleman menuju Porda 2027," ujarnya.
Pada kategori umum, gelar juara pertama diraih pasangan Imam/Heri, disusul pasangan Arif/Ibnu di posisi kedua, Iwan/Matsima di peringkat ketiga, serta Nurul/Karebet di posisi keempat. Sementara pada kategori junior, pasangan Jeff/Denis berhasil menjadi juara pertama, diikuti Nadhif/Hana sebagai runner-up, dan Bagas/Aydin menempati posisi ketiga.
Melalui Kejurkab ini, Pengkab GABSI Sleman berharap dapat menjaring atlet-atlet potensial yang mampu memperkuat kontingen Sleman sekaligus mempertahankan prestasi sebagai salah satu kekuatan utama cabang olahraga bridge di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Bagikan