MTsN 4 Sragen Canangkan Gerakan Orang Tua Asuh Madrasah Ramah Anak

05 Januari, 2023 23:16 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Ida Gautama

05012023-MTsN 4 Sragen Gerakan Orangtua Asuh Madrasah.jpg
Gerakan Orang Tua Asuh Madrasah Ramah Anak di MTsN 4 Sragen (EDUWARA/Kankemenag Sragen)

Eduwara.com, SRAGEN – Awal semester genap Tahun Ajaran 2022/2023 menjadi kesempatan bagi semua civitas guru dan pegawai Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Sragen untuk memotivasi siswa untuk membentuk pribadi yang positif melalui pendekatan pola asuh anak dan orang tua.

Kepala Madrasah MTsN 4 Sragen, Sumanto menyampaikan pesan untuk siswa agar selalu memiliki semangat baru pada awal semester genap ini.

“Diharapkan kepada seluruh siswa MTsN 4 Sragen, di semester genap ini agar selalu berusaha lebih giat lagi untuk belajar, sehingga apa yang diharapkan guru dan orang tua bisa terwujud kehendaknya dengan harapan hari ini lebih baik dari hari kemarin," kata Sumanto seperti dilansir Eduwara.com, Kamis (5/1/2023), dari laman Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sragen.

Apalagi, sambung dia, dengan pendekatan pola orang tua asuh diharapkan kedekatan dan motivasi siswa akan lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Hal serupa juga dilakukan oleh semua guru di dalam kelas.

Guru senantiasa dapat memberikan motivasi baru dan semangat baru bagi siswa-siswinya agar proses belajar mengajar tidak membosankan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan metode lain yang menyenangkan.

"Motivasi belajar siswa merupakan hal yang amat penting bagi pencapaian kinerja atau prestasi siswa. Dalam hal itu, tentu saja menjadi tugas dan kewajiban guru untuk senantiasa dapat memelihara dan meningkatkan motivasi belajar siswa," tambah dia.

Menurut Sumanto, tugas lain dari seorang guru selain mengajar dan mendidik yakni sebagai motivator terbesar dalam keberhasilan sebuah pendidikan. Terlebih lagi, MTsN 4 Sragen telah mencanangkan Gerakan Orang Tua Asuh Madrasah Ramah Anak. Gerakan tersebut merupakan inovasi dan kreasi penanganan siswa dan dapat mengeksplor bakat minat siswa.

Setiap guru dan pegawai mempunyai anak asuh dari siswa siswi MTsN 4 Sragen yang bertujuan untuk mengetahui keluh kesah, curhatan siswa, kepribadian siswa serta masalah anak jika ada, dan diharapkan dengan sistem seperti itu siswa akan lebih nyaman belajar atau tinggal di madrasah.

"Karena setiap siswa bisa mengadukan permasalahannya pada orang tua asuhnya selain wali kelas dan dalam memotivasi orang tua asuh membawa bekal makanan dan minuman sebagai sarana komunikasi antara orang tua asuh dan siswa," jelas dia.

Dengan program itu, siswa merasa bahagia dan senang karena dapat menyampaikan permasalahannya atau keinginannya kepada orang tua asuh. 

Sumanto juga menjelaskan bahwa program tersebut berjalan secara berkala setiap dua bulan sekali.

"Dengan memikirkan dan menggunakan variasi pembelajaran, suasana belajar yang santai dan menyenangkan sehingga pembelajaran tidak membosankan dan yang terakhir memberikan penghargaan, penghargaan yang paling sederhana adalah pujian,” pungkas dia. (K. Setia Widodo/*)